The study of iron ore prospect using 2-D resistivity

The study was conducted at PT. Aries Iron Mining Tumbang Tilap, District Mentaya Hulu, Kotawaringin Timur, East Kalimantan province.Exploration of the geomagnetic method parameter used to study

Korupsi Izin Pertambangan, Bupati Kotawaringin

2019-2-1  Untuk perusahaan ketiga yakni PT Aries Iron Mining, Bupati Supian memberikan IUP Eksplorasi tanpa melalui proses lelang wilayah izin usaha pertambangan (WIUP). Padahal, kata Syarif, PT Aries Iron Mining tidak memiliki kuasa pertambangan.

PENDUGAAN KANDUNGAN BIJIH BESI DENGAN

The study was conducted at PT. Aries Iron Mining Tumbang Tilap, District Mentaya Hulu, Kotawaringin Timur, East Kalimantan province.Exploration of the geomagnetic method parameter used to study susceptibility of these methods and geoelectric parameters used to study iron ore with this method is conductive and resistive properties.

Rekam Jejak Bupati Supian, Tersangka Koruptor yang

Supian diduga kuat telah memberikan izin untuk menambang bagi tiga perusahaan yakni PT Fajar Mentaya Abadi (FMA), PT Billy Indonesia, dan PT Aries Iron Mining (AIM) di Kabupaten Kotawaringin Timur pada periode 2010-2015.

KPK Tetapkan Bupati Kotim Tersangka Korupsi Izin

2019-2-1  Sedangkan PT Aries Iron Mining mendapat IUP Eksplorasi tanpa melalui proses lelang WIUP. Padahal PT Aries Iron Mining tidak memiliki Kuasa Pertambangan sebelumnya. "Akibat perbuatan SH, PT AIM melakukan kegiatan eksplorasi yang

Tersangka, Bupati Kotawaringin Timur Rugikan

2021-4-5  PT Aries Iron Mining (AIM) Untuk PT AIM, Supian menerbitkan IUP Eksplorasi PT AIM pada April 2011, tanpa melalui proses lelang Wilayah Ijin Usaha Pertambangan (WIUP) padahal PT AIM sebelumnya tidak memiliki Kuasa Pertambangan (KP).

Kasus Korupsi Izin Pertambangan: KPK Panggil Bupati

2020-7-22  Timbal baliknya, dia diduga telah menerima mobil mewah dan sejumlah uang dari hasil pemberian Izin Usaha Penambangan (IUP) kepada PT Fajar Mentaya Abadi (FMA), PT Billy Indonesia (BI) dan PT Aries Iron Mining (AIM).

3 Korporasi Ini Diduga Rugikan Negara Hampir Rp6

PT Fajar Mentaya Abadi (FMA) PT Billy Indonesia (BI) PT Aries Iron Mining (AIM) 1. Pada Maret 2011, SH menerbitkan Surat Keputusan Ijin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi seluas 1.671 Hektar kepada PT FMA yang berada di kawasan hutan.

Eks Bupati Kotawaringin Timur Diperiksa KPK Sebagai

2020-8-24  Selama periode 2010-2015 SH diduga telah merugikan keuangan negara dalam pemberian Izin Usaha Pertambangan (IUP) kepada PT FMA (PT Fajar Mentaya Abadi), PT BI (PT Billy Indonesia), dan PT AIM (PT Aries Iron Mining) di Kabupaten

Kasus Bupati Kotawaringin Timur, KPK Geledah

2019-8-21  Adapun, tiga perusahaan itu yakni, PT Fajar Mentaya Abadi, PT Billy Indonesia dan PT Aries Iron Mining. Baca juga: Profil Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi: Pernah Dilaporkan ke Komnas Perempuan hingga Jadi Tersangka KPK Dalam

The study of iron ore prospect using 2-D resistivity

The study was conducted at PT. Aries Iron Mining Tumbang Tilap, District Mentaya Hulu, Kotawaringin Timur, East Kalimantan province.Exploration of the geomagnetic method parameter used to study

Kasus Korupsi Izin Pertambangan: KPK Panggil Bupati

kepada PT Fajar Mentaya Abadi (FMA), PT Billy Indonesia (BI) dan PT Aries Iron Mining (AIM). KPK menduga perizinan dari ketiga perusahaan itu belum dipenuhi sepenuhnya antara lain izin lingkungan atau Amdal serta tidak memiliki kuasa Baca Juga

Tersangka, Bupati Kotawaringin Timur Rugikan

2021-4-5  PT Aries Iron Mining (AIM) Untuk PT AIM, Supian menerbitkan IUP Eksplorasi PT AIM pada April 2011, tanpa melalui proses lelang Wilayah Ijin Usaha Pertambangan (WIUP) padahal PT AIM sebelumnya tidak memiliki Kuasa Pertambangan (KP).

Usut Korupsi Izin Tambang di Kotim, KPK Periksa

Lebih jauh Febri mengatakan, pemeriksaan Bupati Lingga dalam kapasitas sebagai Direktur PT Aries Iron Mining dan Mantan Direktur Utama PT Fajar Mentaya Abadi. Dalam kasus ini, tersangka Supian Hadi menerbitkan surat keputusan izin usaha pertambangan (IUP) operasi produksi seluas 1.671 hektare kepada PT FMA yang berada di kawasan hutan.

3 Korporasi Ini Diduga Rugikan Negara Hampir Rp6

PT Fajar Mentaya Abadi (FMA) PT Billy Indonesia (BI) PT Aries Iron Mining (AIM) 1. Pada Maret 2011, SH menerbitkan Surat Keputusan Ijin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi seluas 1.671 Hektar kepada PT FMA yang berada di kawasan hutan.

Korupsi Rp5,8 Triliun, Bupati Kotim Resmi Jadi

2019-2-1  Sedangkan PT Aries Iron Mining mendapat IUP Eksplorasi tanpa melalui proses lelang WIUP. Padahal PT Aries Iron Mining tidak memiliki Kuasa Pertambangan sebelumnya. "Akibat perbuatan SH, PT AIM melakukan kegiatan eksplorasi yang merusak lingkungan dan akibatnya menimbulkan kerugian lingkungan," ujarnya.

Korupsi Izin Pertambangan, KPK Tetapkan Bupati

Tiga perusahaan itu, PT Fajar Mentaya Abadi (FMA), PT Billy Indonesia (BI) dan PT Aries Iron Mining (AIM). "Hari ini kita sampaikan perkembangan salah satu penanganan perkara dengan indikasi kerugian keuangan negara yang cukup besar.

4 Kasus Korupsi dengan Kerugian Negara Mencapai

Ketiganya adalah PT Fajar Mentaya Abadi, PT Billy Indonesia, dan PT Aries Iron Mining. Masing-masing perizinan itu diberikan dalam kurun 2010 hingga 2012. Izin pertambangan yang diberikan diduga tidak sesuai dengan persyaratan dan melanggar regulasi.

Korupsi Bupati Kotim Rugikan Negara Rp5,8 T, Lebih

Perusahaan tersebut yakni PT Fajar Menfaya Abadi (PT FMA), PT Billy Indonesia (PT BI), dan PT Aries Iron Mining (PT AIM). "Akibat perbuatan SH (Supian Hadi), perusahaan tersebut melakukan kegiatan eksplorasi yang merusak lingkungan dan akibatnya diduga menimbulkan kerugian lingkungan," kata Syarif saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (1/2/2019).

Bupati Kotim Supian Hadi Mangkir dari Panggilan

Supian menerbitkan Surat Keputusan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi kepada PT Fajar Mentaya Abadi (FMA), PT Billy Indonesia (BI), dan PT Aries Iron Mining

The study of iron ore prospect using 2-D resistivity

The study was conducted at PT. Aries Iron Mining Tumbang Tilap, District Mentaya Hulu, Kotawaringin Timur, East Kalimantan province.Exploration of the geomagnetic method parameter used to study

Kasus Korupsi Izin Pertambangan: KPK Panggil Bupati

kepada PT Fajar Mentaya Abadi (FMA), PT Billy Indonesia (BI) dan PT Aries Iron Mining (AIM). KPK menduga perizinan dari ketiga perusahaan itu belum dipenuhi sepenuhnya antara lain izin lingkungan atau Amdal serta tidak memiliki kuasa Baca Juga

Korupsi Rp5,8 Triliun, Bupati Kotim Resmi Jadi

2020-11-24  Sedangkan PT Aries Iron Mining mendapat IUP Eksplorasi tanpa melalui proses lelang WIUP. Padahal PT Aries Iron Mining tidak memiliki Kuasa Pertambangan sebelumnya. "Akibat perbuatan SH, PT AIM melakukan kegiatan eksplorasi yang merusak lingkungan dan akibatnya menimbulkan kerugian lingkungan," ujarnya.

KPK Panggil Empat Saksi Kasus Bupati Kotawaringin

2021-4-8  produksi dan kegiatan pertambangan yang dilakukan PT Fajar Mentaya Abadi (FMA), PT Billy Indonesia (BI), dan PT Aries Iron Mining (AIM). Editor : Imam Suhartadi ([email protected]) Sumber : ANTARA BAGIKAN Terpopuler 01 02

Korupsi Izin Pertambangan, KPK Tetapkan Bupati

2019-2-1  Tiga perusahaan itu, PT Fajar Mentaya Abadi (FMA), PT Billy Indonesia (BI) dan PT Aries Iron Mining (AIM). "Hari ini kita sampaikan perkembangan salah satu penanganan perkara dengan indikasi kerugian keuangan negara yang cukup besar.

3 Korporasi Ini Diduga Rugikan Negara Hampir Rp6

PT Fajar Mentaya Abadi (FMA) PT Billy Indonesia (BI) PT Aries Iron Mining (AIM) 1. Pada Maret 2011, SH menerbitkan Surat Keputusan Ijin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi seluas 1.671 Hektar kepada PT FMA yang berada di kawasan hutan.

Bupati Kotawaringin Timur jadi Tersangka Korupsi

Tiga perusahaan itu yakni PT Fajar Mentaya Abadi (PT FMA), PT Billy Indonesia (PT BI) dan PT Aries Iron Mining (PT AIM). Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini? Happy Inspire Confuse Sad

Korupsi Bupati Kotim Rugikan Negara Rp5,8 T, Lebih

Perusahaan tersebut yakni PT Fajar Menfaya Abadi (PT FMA), PT Billy Indonesia (PT BI), dan PT Aries Iron Mining (PT AIM). "Akibat perbuatan SH (Supian Hadi), perusahaan tersebut melakukan kegiatan eksplorasi yang merusak lingkungan dan akibatnya diduga menimbulkan kerugian lingkungan," kata Syarif saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (1/2/2019).

Bupati Kotim Supian Hadi Mangkir dari Panggilan

Supian menerbitkan Surat Keputusan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi kepada PT Fajar Mentaya Abadi (FMA), PT Billy Indonesia (BI), dan PT Aries Iron Mining

Kasus Bupati Kotawaringin Timur, KPK Geledah

Adapun, tiga perusahaan itu yakni, PT Fajar Mentaya Abadi, PT Billy Indonesia dan PT Aries Iron Mining. Baca juga: Profil Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi: Pernah Dilaporkan ke Komnas Perempuan hingga Jadi Tersangka KPK Dalam kasus itu, KPK